Senin, 25 April 2022

Sebuah Perjalanan : Sikap Overthinking

     Seringkali kita memikirkan sesuatu secara berlebihan atau kita biasa menyebutnya dengan overthinking. Setiap dari kita pasti pernah merasakan yang namanya overthinking. Bahkan, terhadap hal yang sepele sekalipun. Misalnya, yang sering terjadi pada kita adalah mengkhawatirkan tentang masa depan dan menganggap diri sendiri tak berharga.

    Padahal, jika kita ingat bahwa apa-apa yang ada di dunia ini telah di atur oleh Sang Pencipta, kita tak perlu memikirkannya secara berlebihan. Mungkin, sesekali boleh tapi tidak untuk setiap saat karena overthinking bisa saja menghambat aktivitas kita. Membuat kita seringkali menunda suatu pekerjaan hanya karena kekhawatiran akan hasiil yang kurang memuaskan. Padahal, itu semua belum tentu terjadi bukan?

     Selain menghambat aktivitas dan penundaan terhadap suatu pekerjaan, lebih parahnya lagi overthinking akan membawa kita pada depresi. Ketika sudah mengalami depresi, kita pasti akan merasa bahwa hidup ini tak ada artinya dan pada akhirnya kita akan menyerah.

Lantas, bagaimana cara mengendalikan overthinking dalam diri?

    Jadi, yang pertama harus dilakukan adalah menyibukkan diri dengan hal-hal yang positif karena dengan begitu kita tidak akan sempat memikirkan sesuatu secara berlebih.

    Yang kedua, bergaullah dengan orag-orang yang selalu mendukungmu melakukan hal-hal yang positif. Karena, ketika kita terlalu overthinking dan sudah masuk ke tahap depresi kita hanya butuh dukungan dari orang-orang yang berada disekitar kita.

    Dan yang ketiga atau terakhir, kita harus lebih banyak mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Agar, kita selalu terjaga dari hal-hal yang negatif.

Nah, itu tadi ya sedikit aktikel tentang overthinking. Karena banyaknya dampak negatif dari overthinking, jadi mulai sekarang yuk lebih produktif dan kurang-kurangi yaa overthinkingnya.


Next, mau bahas apalagi? Comment, ya :}

Selasa, 05 April 2022

Sebuah Perjalanan : Menyikapi Sebuah Masalah

    Masalah seringkali membuat kita lupa diri. Selalu menyalahkan keadaan, menganggap bahwa Allah tidak adil, bahkan bisa membuat diri kita sampai putus asa. Padahal jika ditelusuri lebih lanjut adanya sebuah masalah membuat kita belajar. Belajar sabar dalam menghadapi sebuah cobaan serta belajar untuk berpikir positif dengan segala ketentuan yang telah di atur oleh Allah swt. bukan malah sebaliknya, kita menyalahkan Allah atas kejadian yang tidak menyenangkan yang menimpa diri kita.

    Sebenarnya tidak salah juga jika kita berada diposisi sedang dalam masalah pasti juga akan melakukan hal yang sama. Toh, kita ini juga hanyalah manusia biasa yang masih sering mengeluh, selalu merasa tidak puas dengan pencapaian diri sendiri dan itu adalah hal yang wajar. Tapi, coba deh mulai sekarang lebih di minimalisir lagi, masalah juga kan tidak akan selesai jika kita hanya mengeluh apalagi sampai putus asa. Nanti yang ada malah bukan masalah yang selesai tapi hidup kita pun juga ikut selesai. Naudzubillah…

    Jadi, intinya ketika kita mendaptkan sebuah masalah kita harus lebih sabar lagi, tenangkan diri dan cari solusi. Bukan malah lari lalu bunuh diri.

 Tetap semangat, apapun masalahnya pasti ada jalan keluarnya. Bukan kah dalam Al Qur`an juga telah dijelaskan “Bahwa sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”