Tentang sebuah rindu, bukan hanya sekadar inginkan temu. Tetapi lebih dalam daripada itu, seperti ingin merasakan sesuatu yang dulu pernah dirasakan. Rasanya ingin mengulang semuanya dari awal, mengulang masa kecil yang begitu banyak kenangan. Rindu akan masa-masa dimana kita saling berlarian, bermain tanpa adanya sebuah beban. Kini, semuanya telah berbeda. Kita masing-masing sudah menjadi dewasa bahkan beberapa dari kita sudah berkeluarga. Kita memang masih sering bertemu, namun rasanya begitu asing tak seperti dulu.
Rasa sungkan kini lebih sering dirasakan, inginkan menyapa
tapi tak tahu harus mulai dari mana. Pemikiran kita sekarang sudah berbeda,
maka topik yang ingin dibicarakan pun pasti juga berbeda. Ingin memulai obrolah
tapi takut nggak nyambung, ditambah ke introvert-an dalam diri yang sangat
sulit dikendalikan.
Rindu akan masa kecil bagaimanpun ceritanya hanya akan
menjadi sebuah kenangan. Tetapi, yang namanya masa kecil pasti akan lebih
banyak kenangan indah daripada kenangan yang pahit. Sangat berbeda dengan
kenangan yang tercipta ketika telah dewasa kini dimana kenangan pahit lebih
mendominasi isi hati dan kepala seakan-akan tak ingin mengingatnya kembali. Rasa
sakit yang begitu menyiksa diri sungguh rasanya sangat tak ingin terulang lagi.
Cukup sekali saja kenangan itu terjadi, jangan sampai ada yang kedua, ketiga,
ataupun keempat kalinya. Tetapi, walau bagaimanapun kenangan itu harus tetap
kita syukuri karena itu semua juga merupakan karunia dari Allah semata.